Malu Tapi mau

Posted in Artikel Menyentuh Qolbu on September 22, 2008 by Petuah Lama
Iam In Sidoarjo, live on Nihon and grraduated of Azhar

Iam In Sidoarjo, live on Nihon and grraduated of Azhar

ada ukuran code rahasia dalam islam, islam adalah agama yang penuh dengan realistis dan jelas, oleh karenanya segala bentuk peraturan baik formal maupun tidak hal itu sebenarnya telah digariskan didalam syari’at, akan tetapi tidak semua orang mampu menemukan code rahasia itu, code rahasia itu hanya dapat diketahui bagi mereka (manusia) yang mau dan mamu mendapatkan derajat musyahadah ataupun wali.

didalam ajaran islam tingkatan wali ada dua:

1. wali kutbih

2. wali a’bdal

wali kutbih adalah seorang manusia yang diangkat derajatnya oleh Allah karena sebab kebijakan dan kepandaiannya dalam mempelajari islam, seperti halnya : Imam syafii, Imam hambali, imam hanafi dll

sedangkan wali a’bdal adalah seorang manusia yang diangkat derajatnya oleh Allah (kekasih Allah) karena sebab kehendak Allah, mungkin karena kebersihan hati yang dimiliki hingga al-qolbu fi hadir indaAllah.

didalam penguasaan islam ada 3 tahap dalam pencapaian akhir suatu Ibadah:

1. basyariah

2. syariah

3. tasawuf

3 hal tersebut adalah bentuk tingkatan maqomat manusia dihadapan tuhan, jika seseorang sudah melampau tahap pertama (basyariah) maka seseorang akan terkena had syariah begitu seterusnya.

akan tetapi banyak dikalangan orang islam sekarang yang mengaku pada tahap tasawuf akan tetapi hati dan fikirannya belum dapat hadir i’ndaAllah.

sebenarnya manusia sudah mengerti tentang sifat tasawuf akan tetapi hal yang memungkinkan untuk tidak mampu dalam memahami tasawuf ialah syariat yang kuat, orang bicara masalah tasawuf akan tetapi orang tersebut belum mengerti masalah syariat secara keseluruhan dengan artian belum khotam mutaa’llim fi ilmi.

ilmu adalah sember segala sumber bahkan didalam ayat Al-quran ditekankan pada penurunan surat pertama Al-alaq ( I’qro’), hal itu dapat diambil kesimpulan bahwa sebelum menjalankan sesuatu baik muamalah atauun ubudiyah harus berlandaskan ilmu

ada beberapa metode tatacara dalam pengkajian Al-Quran yang lebih mendalam, hal ini sudah dilakukan oleh Ulama’ sholih terdahulu yaitu:

1. Menghafal Al-Qura’n

2. Membaca Al-Qur’an

3. Membaca dan mengkaji ilmu alat (balaqhoh atau ilmu tata bahasa)

4. setelah menguasai ilmu alat secara matang maka barulah untuk mencoba mengkaji Pengertian dan konse dasar Al-QURA’N

5. mengaplikasikan dalam kehiduan sehari-sehari apa yang sudah dikonsepkan al-Qur’an

kelima motedo tersebut banyak sekali orang yang belum mengetahuinya, bahkan tidak sedikit orang yang mengkaji AL-Qura’n melalui media terjemah padahal terjemah al-qura’n belum cukup untuk daat mengetahui isi dan konsep didalamnya.

terjemah Al-qura’n adalah suatu metode translating language, didalam ilmu terjemah alih bahasa, suatu bahasa dapat diterjemahkan kedalam bahasa lain ada 3 hal yang perlu ditekankan yaitu:

1. mengubah kata

2. menambah kata

3. mengurangi kata

ketiga hal tersebut adalah hal yang harus dilakukan oleh seorang translator karena didalam bahasa satu dengan yang lain mempunyai ciri khas yang berbeda, misal pada bahasa arab kata-kata mim dan alif (ma) kata-kata itu jika pada kamus bermakna sesuatu akan tetapi didalam ilmu tata bahasa lafadz mim dan alif (ma) daat diberarti kalimat huruf atau kalimat istifham atau nahi, dll

sekelumit lafadz dari bahas arab yang saya ambil, jika hal itu terjadi ada terjemah Al-qura’n maka makna yang seharusnya larangan (nahi) akan berubah kalimat perintah. masyaallah

uuuuuh, jadi sebaiknya bagi siapa saja yang mau memelajari ilmu Al-qura’n secara details harus dan harus belajar terlebih dahulu ilmu tata bahasa (nahwu dan shorof ).

yang paling memeriuhatinkan yaitu ada seseorang yang mengaku ahli syariah tapi dia belum bisa memahami isi konsep Al-qura’n sudah berani mempublikasikan da’wahnya dihadapan umat islam.wwawewwaaaaaa

dalam Al-qura’n dijelaskan bahwa siapa yang memberikan fatwa tanpa dasar Al-qura’n yang jelas artinya memahami Al-qura’n sak karepe dewe tanpa adanya ilmu pendikung maka orang tersebut diersiapkan oleh allah masuk neraka…….. klo wordpress ni bisa ditulis bahasa arab ya tak tulis dalilnya dan ada juga barang siapa yang tidak belajar pada seorang guru kemudian dia memberikan fatwa maka guru orang tyersebut adalah syaiton

demikian apa yang dapat saya sampaikan kl kurang jelas

Ym : iifays@yahoo.co.uk

Profile

Posted in Artikel Menyentuh Qolbu on September 16, 2008 by Petuah Lama

Nama : Ahmad Syafii

Nim :06.10802.00113.

Fakultas : teknik

Jurusan : informatika

semester : V pagi

Perihal : Tugas emrograman Web

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.